Beranda / HUKRIM / Kucing-Kucingan Berakhir di Kantor BNN: Drama Pelarian Komplotan Pembobol Toko di Lombok Utara

Kucing-Kucingan Berakhir di Kantor BNN: Drama Pelarian Komplotan Pembobol Toko di Lombok Utara

Telsra, – Lombok Utara, — Pelarian MNR, salah satu eksekutor utama pembobolan Toko CV Lancar Jaya di Pemenang Timur, berakhir dengan plot yang mengejutkan. Setelah sempat buron dan mengelabui petugas selama lebih dari dua bulan, tersangka justru terciduk saat berada di Kantor BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB), Senin (21/9/2026).

MNR yang mengira posisinya aman itu tak berkutik ketika Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Utara dibawah pimpinan Bripka M. Teguh Imam Saputra mengepung lokasi dan langsung menggelandangnya tanpa perlawanan.

Aksi kejahatan komplotan ini bermula pada Rabu pagi (8/7/2026) sekitar pukul 07.30 WITA di Dusun Karang Montong Lauk, Desa Pemenang Timur. Karyawan toko, LCW, terperanjat saat mendapati laci meja kasir telah jebol dan diacak-acak.

Bukan cuma menguras uang tunai Rp 11,5 juta, para pelaku yang tergolong “rakus” ini turut mengangkut dua unit smartphone Redmi 12C serta delapan slop rokok bermerek (Marlboro, Sampoerna dan Esse). Total kerugian yang ditanggung pemilik toko membengkak hingga Rp 18,93 juta.

Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPTU I Komang Wilandra, S.H., M.H., membeberkan terbongkarnya komplotan ini berjalan bak efek domino.

Tim Puma terlebih dahulu menciduk seorang penadah bersama barang bukti ponsel Redmi 12C milik korban. Dari sini, muncul nama KHF.

KHF Bernyanyi (9 September 2026), Begitu KHF ditangkap, ia tak mampu berkutik dan membongkar identitas tiga rekan serangkainya: MNR, SR dan DB.

Penyergapan di BNNP NTB (21 September 2026): Petunjuk presisi mengarahkan Tim Puma ke Kantor BNNP NTB tempat MNR bersembunyi/berada, hingga penangkapan sukses dieksekusi.

Kini MNR harus menyusul KHF mendekam dibalik jeruji besi Mako Polres Lombok Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun, tugas Tim Puma belum usai.

“Satu per satu pelaku sudah kami lumpuhkan. Untuk dua pelaku lainnya, yakni SR dan DB, identitas sudah dikantong dan tim masih berburu dilapangan,”tegas IPTU I Komang Wilandra.

Pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada dua buronan yang masih berkeliaran agar segera menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas dan terukur,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *