Telik Sandi Nusantara, Lombok Tengah, – Disetiap sore, tepat setelah azan Ashar maghrib berkumandang, halaman TPQ AN-NUR mulai ramai. Anak-anak dengan baju koko dan mukena putih kecil-kecil berjalan beriringan menuju mushola TPQ AN-NUR dengan wajah cerah dan langkah semangat, Minggu 13/09/2026.
Itulah tanda dimulainya kegiatan rutin harian di TPQ AN-NUR. Dusun Lelong 2, Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.
Setelah menyetorkan hafalan dan mengaji Iqro’/Al-Qur’an bersama ustadz dan ustadzah, seluruh santri dan santriwati duduk melingkar dengan rapi. Suasana hening sejenak. Kemudian suara lantang Ustazah memimpin membuka majelis dengan membaca _Basmalah_ dan _Al-Fatihah_ zikir dan do’a serta sarakalan.
Dipimpin oleh salah satu santri yang ditunjuk secara bergilir, kegiatan dilanjutkan dengan zikir bersama.
“Subhanallah 33x… Alhamdulillah 33x… Allahu Akbar 33x…”
Suara 50 lebih santri dan santriwati bersahut-sahutan. Ada yang masih terbata-bata, ada yang sudah lancar. Tapi semua dengan khusyuk dan sungguh-sungguh. Tepukan kecil ke sajadah mengiringi setiap hitungan tasbih ditangan mereka.
Tujuannya bukan hanya melatih lisan untuk selalu mengingat Allah, tapi juga menanamkan adab dan kedisiplinan sejak kecil. Anak-anak belajar bahwa setelah berusaha menuntut ilmu, kita harus mengembalikan semuanya kepada Allah.
Setelah zikir, suasana semakin khusyuk. Semua mengangkat tangan. Ustaz memimpin do’a bersama.
Isinya do’a memohon ilmu yang bermanfaat, do’a untuk kedua orang tua, do’a agar dijauhkan dari malas belajar dan do’a keselamatan untuk Desa Mujur khususnya.
“Allahumma inna nas-aluka ‘ilman naafi’a.”
Beberapa santriwati kecil terlihat meneteskan air mata. Momen ini menjadi saat paling menyentuh, karena anak-anak belajar menyampaikan isi hatinya langsung kepada Allah.
Kegiatan ditutup dengan _Hamdan wa Syukran Lillah_ dan salam. Sebelum pulang, mereka bersalaman dengan ustadz/ustadzah dan teman-temannya.
Kegiatan zikir dan do’a bersama ini sudah menjadi rutinitas TPQ AN-NUR selama bertahun-tahun. Lebih dari sekadar rutinitas, ini adalah pembentukan karakter.
Spiritual, Menumbuhkan kecintaan anak pada zikir dan do’a. Sosial Melatih kebersamaan, tertib, dan menghargai teman Akhlak, Mengajarkan tawadhu’ dan selalu bersandar kepada Allah.
Dengan begitu, santri TPQ AN-NUR tidak hanya pintar mengaji, tapi juga memiliki hati yang lembut dan terbiasa berzikir.
Semoga dengan lantunan zikir anak-anak ini, Allah selalu menurunkan keberkahan untuk TPQ AN-NUR, para guru, orang tua santri santriwati, dan seluruh masyarakat Desa Lelong lebih khusus di Dusun Lelong 2, Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah,”tandasnya.
(Orik / 002)






