Telsra, – Lombom Timur, — NTB, Pertumbuhan melesat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Lombok Timur menarik perhatian Pemerintah Kota Jambi. Wali Kota Jambi, H. Maulana, memboyong jajarannya ke Lombok Timur untuk berguru dan melakukan studi tiru pengelolaan pariwisata unggulan berbasis komunitas, Selasa (22/09/2026).
Rombongan Pemkot Jambi diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di Ruang Rapat Bupati dengan didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, jajaran Kepala OPD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur.
Dalam forum tersebut, Bupati H. Haerul Warisin membeberkan rahasia keberhasilan Lombok Timur menggenjot sektor pariwisata. Menurutnya, potensi alam yang indah tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya kepemimpinan yang berani dan tegas dilapangan.
“Pengelolaan pariwisata butuh keberanian dan langkah nyata. Tanpa itu, momentum pengembangan akan terlewatkan. Kami terus mengumpulkan dan mengonsolidasikan seluruh pelaku usaha untuk menyamakan persepsi,”tegas Bupati.
Strategi penataan berkelanjutan itu terbukti ampuh mendongkrak PAD dari sektor penginapan serta makanan dan minuman secara drastis:
Tahun 2021: Rp 5,185 miliar, Tahun 2024: Melonjak tajam hingga Rp 13 miliar dan Tahun 2026 (Berjalan): Telah menembus Rp 10 miliar dan optimistis terus merangkak naik hingga akhir tahun.
Disamping modernisasi tata kelola, Bupati menekankan pentingnya menjaga interaksi langsung dan sentuhan pelayanan fisik sebagai kunci utama hospitality pariwisata.
Wali Kota Jambi, H. Maulana, menyampaikan kekagumannya atas bentang alam Lombok Timur yang komplit, mulai dari garis pantai hingga pesona pegunungan. Tren lonjakan PAD yang signifikan menjadi alasan utama pihaknya datang belajar secara langsung.
Ia menilai Lombok Timur sangat berhasil membangun pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat, seperti integrasi kawasan pertanian bawang putih dan peternakan dilereng Gunung Rinjani menjadi daya tarik agrowisata kelas atas.
“Lombok Timur adalah contoh terbaik dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Kami ingin mempelajari pola pengembangannya secara langsung,” ungkap Wali Kota Jambi, yang juga menjadwalkan kunjungan lapangan ke kawasan agrowisata Sembalun.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan penyerahan plakat cenderamata antardaerah. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi secara resmi menyerahkan surat undangan kepada Bupati Lombok Timur untuk menghadiri Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026 mendatang, sekaligus mengunjungi Museum Digital Kota Jambi.
(Orik / 002)






