Beranda / Daerah / Ikuti Arahan Dirpamintel, Lapas Brebes Tingkatkan Profesionalisme Petugas Pengamanan

Ikuti Arahan Dirpamintel, Lapas Brebes Tingkatkan Profesionalisme Petugas Pengamanan

TSN|| Brebes – Penguatan sistem pengamanan dan pencegahan gangguan keamanan terus menjadi perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengarahan dan evaluasi tugas dan fungsi pengamanan oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen (Dirpamintel) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diikuti jajaran Lapas Brebes secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (2/11).

Kegiatan tersebut diikuti Kalapas Brebes beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan Lapas Brebes. Pengarahan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan pemahaman petugas mengenai pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan secara optimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pengarahan tersebut, jajaran Lapas Brebes mendapatkan penguatan terkait pelaksanaan tugas pengamanan, peningkatan kewaspadaan, optimalisasi fungsi intelijen, serta penguatan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Evaluasi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP).

Salah satu perhatian utama dalam penguatan pengamanan adalah pemberantasan HALINAR, yakni handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Upaya tersebut membutuhkan pengawasan yang konsisten, langkah pencegahan yang terukur, serta komitmen seluruh petugas untuk memastikan tidak ada celah bagi masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam Lapas.

Kalapas Brebes, Mudo Mulyanto, menegaskan bahwa pengarahan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengamanan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Pengamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan dan kewaspadaan. Saya meminta seluruh jajaran, khususnya petugas pengamanan, untuk menindaklanjuti setiap arahan dengan langkah nyata, mulai dari meningkatkan deteksi dini, memperketat pengawasan, hingga konsisten memberantas HALINAR. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegas Mudo Mulyanto.

Mudo juga menekankan bahwa penguatan pengamanan harus berjalan seiring dengan pelaksanaan fungsi pelayanan dan pembinaan. Menurutnya, situasi Lapas yang aman dan kondusif menjadi prasyarat agar seluruh program pemasyarakatan dapat terlaksana secara optimal.

Penguatan tersebut juga menjadi arahan bagi jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) dan Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adkamtib) untuk terus meningkatkan koordinasi serta memastikan setiap prosedur pengamanan dilaksanakan secara konsisten.

Selain penguatan internal, koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan HALINAR. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat memperkuat pengawasan, pertukaran informasi, serta respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Bagi Lapas Brebes, pengamanan bukan sekadar menjaga situasi tetap tertib, tetapi merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Lingkungan yang aman memungkinkan petugas memberikan pelayanan secara optimal sekaligus memastikan warga binaan dapat mengikuti program pembinaan kepribadian dan kemandirian secara baik dan berkelanjutan. Melalui kegiatan pengarahan dan evaluasi ini, Lapas Kelas IIB Brebes menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat fungsi intelijen, dan mengoptimalkan deteksi dini.

 

(R— TSN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *