TSN || Aceh Utara – Perjuangan fisik yang luar biasa ditunjukkan oleh personel Yon Zipur-5/Brawijaya Malang bersama Babinsa Koramil 29/Lkh dalam kegiatan lanjutan Karya Bhakti pasca banjir bandang di Desa Matang Keutapang, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Senin (12/1/2026).
Dipimpin oleh Letda Czi Irfan beserta 15 anggota dan didampingi Babinsa Serda Sucipto, para prajurit TNI ini tampak berjibaku masuk ke dalam genangan lumpur yang masih pekat untuk membersihkan Meunasah dan Kantor Desa. Tanpa ragu, mereka mengeruk endapan lumpur menggunakan sekop dan mengangkutnya keluar gedung guna memastikan fasilitas umum tersebut dapat segera diselamatkan dari kerusakan yang lebih parah.
Ujar Letda Czi Irfan di lokasi kegiatan, “Kondisi di lapangan memang cukup menantang karena ketebalan lumpur di dalam Meunasah dan Kantor Desa ini sangat tebal, namun itu tidak menyurutkan semangat kami untuk membantu warga. Kami melihat betapa pentingnya kedua bangunan ini bagi masyarakat, sehingga pembersihan sisa-sisa lumpur dan tumpukan sampah di area luar menjadi prioritas utama agar aktivitas sosial segera pulih. Ini adalah bentuk pengabdian nyata kami dari Yon Zipur-5 Brawijaya untuk memastikan bahwa pelayanan publik tidak terhenti terlalu lama akibat bencana ini.”
Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat Desa Matang Keutapang ini bertujuan untuk mempercepat normalisasi sarana ibadah agar bisa kembali digunakan untuk kegiatan keagamaan masyarakat.
Selain itu, pembersihan kantor desa secara intensif diharapkan mampu mendukung aparatur gampong untuk kembali memberikan pelayanan administrasi secara efektif kepada warga yang terdampak banjir. Sinergi yang luar biasa antara prajurit TNI dan warga setempat menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan lingkungan pasca bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Langkahan.
( R–TSN)






