Beranda / Berita TNI / Satu Komando Jaga MotoGP dan Ekonomi Warga: Kodim 1620/Lombok Tengah Siagakan 250 Prajurit Hingga Kunci 27 Titik Koperasi

Satu Komando Jaga MotoGP dan Ekonomi Warga: Kodim 1620/Lombok Tengah Siagakan 250 Prajurit Hingga Kunci 27 Titik Koperasi

Telsra, Lombok Tengah, — NTB, Menjelang perhelatan balap motor paling bergengsi didunia, Kodim 1620/Lombok Tengah tidak hanya memperketat barisan keamanan dari potensi konflik wilayah, tetapi juga tancap gas mengawal proyek strategis pemulihan ekonomi masyarakat, Sabtu 19/09/2026.

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr.SOU., menegaskan ratusan personel telah disiagakan penuh dititik-titik krusial guna menjamin kondusivitas wilayah jelang ajang internasional tersebut.

“Sekitar 250 personel kita sudah siap untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan MotoGP. Untuk rincian teknis penempatan anggota, akan kita tuntaskan pada rapat pematangan hari Senin esok,”tegas Letkol Arh Mohamad Arifin.

Tak sekadar fokus pada pengamanan ajang balap, Dandim memberikan perhatian ekstra pada kawasan Lombok Tengah bagian selatan. Langkah mitigasi dini lewat pemetaan wilayah, latihan dan kegiatan teritorial intensif terus digencarkan untuk meredam potensi konflik sosial.

Pengamanan berlapis ini sekaligus disiapkan untuk menyambut rencana kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan hadir meninjau langsung gelaran tersebut.

Disamping benteng pengamanan teritorial, Kodim Lombok Tengah turut mengawal percepatan pembangunan koperasi sebagai pilar penguat ekonomi warga lokal. Hasilnya, sebanyak 27 titik bangunan koperasi kini telah rampung dan siap beroperasi.

“Progresnya sudah 27 titik yang jadi. Kami terus melakukan pembenahan manajemen agar proses pembangunan sisanya berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas,”jelasnya.

Menanggapi isu sensitif terkait hak pembayaran para tukang dan mandor proyek, Letkol Mohamad Arifin secara terbuka meluruskan persoalan tersebut murni bersumber dari manajemen internal antara pihak penyedia jasa dan para mandor, bukan akibat hambatan anggaran dari kementerian.

Ia memastikan pencairan dana tetap berjalan lancar secara bertahap sesuai persentase progres fisik dilapangan, serta menegaskan pihak kontraktor bertanggung jawab penuh menuntaskan seluruh hak pekerja secara profesional.

Lewat kombinasi kesiapan pengamanan ekstra dan pengawalan fasilitas ekonomi warga, Lombok Tengah membuktikan diri siap menyambut MotoGP dengan aman, kondusif dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *